Penyakit Diabetes Penyebab Dan Cara Mengatasinya
in Penyakit Diabetes

Penyakit Diabetes Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Penyakit diabetes atau orang indonesia biasa menyebutnya dengan kencing manis merupakan sebuah penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Banyak penyebab dan faktor yang membuat penyakit ini muncul diantaranya dari pola hidup yang tidak sehat. Penyakit ini cukup berbahaya jika semakin lama diabaikan, pasalnya penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi penyakit.

Penyebab Diabetes

  1. Obesitas

Kelebihan berat badan merupakan akar dari segala jenis penyakit berbahaya. Akibat timbunan lemak yang tinggi di dalam tubuh, maka memicu resistensi terhadap insulin. Selain itu, kelebihan lemak dalam tubuh juga akan memicu penyumbatan aliran darah serta berpengaruh terhadap fungsi hormon.

  1. Ketidak seimbangan hormon

Hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang juga bisa menjadi penyebab kencing manis atau penyakit diabetes. Hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang akan menyebabkan sel beta pankreas terganggu dan kerja insulin jadi terhambat.

Ketidak seimbangan hormon juga memiliki kaitan erat dengan obesitas seperti yang telah di jelaskan di atas. Lemak memang sangat diperlukan bagi tubuh, akan tetapi jumlah lemak yang berlebihan juga bisa mengganggu kesehatan. Semakin banyak tubuh menyimpan lemak,maka kerja hormo akan semakin terganggu dan meicu resistensi insulin.

Adapun beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan kadar gula darah adalah:

  1. Sering Mengabaikan Sarapan

Jika Anda memiliki kebiasaan tidak pernah sarapan, maka ubahlah kebiasaan Anda tersebut. Usahakan agar sarapan menjadi agenda rutin yang harus Anda lakukan setiap pagi. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang jarang sarapan akan lebih rentan untuk terkena penyakit diabetes dibandingkan orang-orang yang sering sarapan.

Alasannya, seseorang yang tidak pernah sarapan cenderung akan mengkonsumsi lebih banyak makanan pada siang hari. Hal tersebut akan semakin beresiko ketika makanan yang dikonsumsi pada siang hari mengandung banyak karbohidrat sederhana.

Untuk itu, mulailah kebiasaan sarapan mulai dari sekarang. Sarapan sangat penting untuk memberikan bekal energi pada tubuh kita, sehingga tubuh akan lebih bugar ketika melakukan berbagai aktivitas di siang hari.

  1. Kebiasaan Ngemil

Mengkonsumsi camilan pada waktu senggang merupakan hal yang sangat menyenangkan. Mengkonsumsi camilan dianggap mampu mengganjal perut dan mencegah rasa lapar. Namun, mulai sekarang perhatikanlah asupan camilan Anda.

Jika camilan Anda adalah sejenis keripik, biskuit, atau aneka makanan kecil dengan banyak penyedap rasa maka hentikanlah kebiasaan ngemil tersebut.

Keripik, biskuit, dan juga jenis kue-kue manis lainnya merupakan jenis camilan yang mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serat pangan yang memadai. Beberapa jenis camilan tersebut merupakan jenis asupan dengan indeks glikemik yang tergolong tinggi.

Tidak hanya itu saja, beberapa jenis camilan tersebut juga mengandung gula dan tepung yang sangat tinggi. Akibatnya, mengkonsumsi makanan tersebut secara berlebih akan meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

  1. Malas Melakukan Aktivitas Fisik

Olahraga adalah kebiasaan sehat yang sekaligus akan meningkatkan kebugaran tubuh. Namun seseorang yang malas melakukan aktivitas fisik akan semakin rentan untuk terkena diabetes. Alasannya, jarang beraktivitas akan memperlambat proses metabolisme.

Sedangkan seseorang yang rutin melakukan olah raga atau aktivitas fisik akan memiliki proses metabolisme yang lebih lancar dalam tubuhnya sehingga resiko untuk terkena obesitas akan menurun.

Jarang melakukan aktivitas fisik sekaligus akan meningkatkan resiko untuk terkena obesitas. Hal tersebut sekaligus akan meningkatkan resiko untuk terkena diabetes. Karena itu, sesibuk apapun aktivitas Anda di kantor jangan lupa untuk selalu berolah raga.

Jika kesibukan tidak memungkinkan Anda untuk berolah raga, maka Anda bisa melakukan gerakan-gerakan sederhana ketika berada di kantor, seperti naik turun tangga, atau hanya sekedar berjalan ke toilet.

Mengatasi Diabetes

  1. Pemantauan Kadar Gula Darah

Risiko hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) umumnya menyertai penderita diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin atau tablet tertentu dalam pengendalian kadar gula darah mereka. Gejala hipoglikemia ringan meliputi lemas, gemetaran, dan lapar.

Penanganan awal untuk penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia adalah dengan mengonsumsi sumber karbohidrat (minuman bergula atau tablet glukosa) yang dapat diserap dengan cepat. Setelah itu, penderita boleh mengonsumsi sumber karbohidrat yang dapat bertahan lebih lama seperti sepotong wafer, sepotong roti isi, atau mengonsumsi buah.

  1. Sulfonilurea untuk meningkatkan produksi insulin dalam pankreas

Sulfonilurea berfungsi meningkatkan produksi insulin dalam pankreas. Penderita diabetes yang tidak dapat meminum metformin atau tidak kelebihan berat badan mungkin akan diberikan obat ini.

Jika metformin kurang efektif untuk mengendalikan kadar gula darah Anda, dokter mungkin akan mengombinasikannya dengan sulfonilurea. Contoh-contoh obat ini adalah glimepiride, glibenclamide, glipizide, gliclazide, dan gliquidone.

sulfonilurea akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh sehingga dapat mempertinggi risiko hipoglikemia jika ada kesalahan dalam penggunaannya. Obat ini juga memiliki efek samping seperti kenaikan berat badan, mual, muntah, serta diare.

Obat Herbal untuk Diabetes

  1. Brotowali

Brotowali merupakan tanaman obat yang telah digunakan sejak dulu. Brotowali berbentuk seperti akar dan  bercita rasa sangat pahit jadi sangat cocok dijadikan campuran membuat jamu pahitan.

Brotowali sangat mapuh mengobati berbagai penyakit kronis, salah satu penyakit yang dapat disembuhkan dengan rajin minum air rebusan brotowali adalah penyakit diabetes.

Cara membuat obat diabetes

– Siapkan beberapa bahan berikut ini 20 cm batang brotowali, 1 genggam akar pepaya, dan 3 lembar daun salam

– Cuci ketiga bahan sampai bersih

– Lalu rebus semua bahan menggunakan 3 gelas air

– Biarkan sampai mendidih dan air menyusut hanya tersisa 1 ½ gelas

– Setelah itu biarkan sampai dingin lalu minum airnya setiap pagi sampai gula darah anda normal.

  1. Buah Mengkudu Sebagai Obat Herbal Alami Diabetes

Mengkudu mungkin tidak disukai oleh semua manusia, tapi manfaat buah mengkudu sangatlah banyak, terutama untuk menurunkan gula darah dalam tubuh.

Rasanya yang tidak jelas serta aroma yang menyengat mungkin tidak memikat para penderita penyakit untuk meminum obat ampuh ini. Tapi, dengan secara terpaksa, kamu harus mencoba mengobati diabetes dengan mengkudu agar mengetahui hasilnya. Berikut adalah cara penggunaannya.

– Persiapkan mengkudu paling tidak 1 buah

– Kemudian bisa kamu hancurkan menggunakan blander ataupun digiling bagi yang tidak memiliki blander.

– Cara penggilingan mengkudu bisa dilakukan dengan di parut.

– Setelah itu, hasil blander atau gilingan tadi dicampur dengan air hangat

– lalu kamu saring atau sortir sampai memiliki air bekas mengkudu tadi.

– Minum air nya sampai habis

– Kamu lakukan 2 hari sekali, sampai kencing manis sembuh dan gula darah turun drastis.