Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya
in Penyakit Diabetes

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna.

Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik.

Adapun gejala diabetes adalah sebagai berikut:

– Sering kelaparan (polifagia)

– Jika terjadi luka pada tubuh, lama untuk mengering atau sembuh.

– Fungsi saraf menurun

– Mudah lelah. Perlu diwaspadai jika seseorang mudah merasa lelah ketika melakukan aktivitas harian berarti ada permasalahan pada salah satu organ tubuh manusia.

– Berat badan yang terus menurun tanpa diketahui sebab pastinya.

– Sering merasa kehausan tanpa tahu penyebab pastinya karena tubuh kehilangan banyak cairan karena seringnya buang air kecil.

– Warna kulit menjadi gelap terutama di bagian sekitar leher. Hal ini disebabkan karena insulin yang direspon oleh tubuh banyak menghasilkan pigmen.

– Penglihatan melemah. Hal ini disebabkan karena glukosa dalam darah meningkat sehingga penglihatan sering tidak fokus.

Ada banyak kondisi yang meningkatkan resiko diabetes. Diantaranya adalah

  1. Keturunan

Orang yang bertalian darah dengan orang yang mengidap diabetes lebih cenderung mengidap penyakit diabetes ketimbang mereka yang tidak memilikinya di dalam keluarga. Resikonya tergantung pada jumlah anggota keluarga yang memiliki diabetes.

Semakin banyak jumlah sanak saudara yang mengidap diabetes, semakin tinggi resikonya. Ada resiko 5% bagi Anda untuk mengidap diabetes jika orangtua atau saudara kandung Anda mengidap diabetes. Resikonya bisa meningkat menjadi 50% jika Anda kelebihan berat badan.

  1. Kegemukan

Hampir 80% orang yang terjangkit diabetes pada usia lanjut biasanya kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan kebutuhan insulin pada tubuh. Orang dewasa yang kegemukan memiliki sel-sel lemak yang lebih besar pada tubuh mereka. Diyakini bahwa sel-sel lemak yang lebih besar tidak merespons insulin dengan baik. Gejala-gejala diabetes mungkin bisa menghilang seiring menurunnya berat badan.

  1. Infeksi virus

Beberapa infeksi virus bisa merusak sel-sel beta di dalam pankreas dan karenanya menyebabkan diabetes

  1. Cedera pada pankreas

Kecelakaan atau cedera yang merusak pankreas juga bisa merusak sel-sel beta, dan karenanya menyebabkan diabetes

  1. Stres

Beberapa hormon yang dilepaskan selama stres bisa menghambat efek insulin atau sel-sel, dan karenanya menyebabkan diabetes

  1. Usia

Resiko diabetes meningkat sejalan dengan bertambahnya usia, terutama setelah usia 40 tahun, karena jumlah sel-sel beta di dalam pankreas yang memproduksi insulin menurun seiring bertambahnya umur.

  1. Jenis Kelamin

Baik pria maupun wanita memiliki resiko yang sama besar untuk mengidap diabetes sampai usia dewasa awal. Setelah usia 30 tahun, wanita memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan pria. Wanita yang terkena diabets selama kehamilan memiliki resiko lebih tinggi untuk terjangkit diabetes Tipe II pada usia lanjut.

  1. Gaya hidup yang tidak aktif

Beberapa penelitian dewasa ini telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki gaya hidup kurang aktif lebih mungkin terkena diabetes dibandingkan mereka yang hidupnya aktif. Diyakini bahwa olahraga dan aktivitas fisik meningkatkan pengaruh insulin atas sel-sel.

Makanan untuk Penderita Diabetes

Sayuran Berdaun Hijau Sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, kangkung merupakan makanan pembangkit energi yang sangat rendah kalori dan karbohidrat. Sehingga cocok untuk penderita diabetes.

Buah jeruk Berbagai buah jeruk seperti Jeruk bali, jeruk, jeruk nipis dan lemon baik dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan harian akan serat dan vitamin C. Ubi Jalar Ubi jalar atau mantang dan juga kentang merupakan sayuran bertepung yang mengandung vitamin A dan serat. Makanan ini baik untuk penderita diabetes karena memiliki Indeks Glikemik yang lebih rendah.