Kenapa Penyakit Maag Tak Kunjung Sembuh? Berikut Penjelsannya !
in Penyakit Maag

Kenapa Penyakit Maag Tak Kunjung Sembuh? Berikut Penjelsannya !

Maag adalah peradangan pada dinding lambung. Ini bukanlah penyakit, namun sebuah kondisi yang disebabkan oleh beragam faktor yang berbeda, seperti konsumsi alkohol berlebihan, stres, muntah-muntah yang kronis, atau obat-obatan tertentu. Infeksi, refluks empedu, bakteri, dan anemia pernikus juga penyebab umum dari maag lainnya.

Maag adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya asam lambung yang berlebih atau meningkatnya asam lambung sehingga mengakibatkan imflamasi atau peradangan dari mukosa lambung seperti teriris atau nyeri pada ulu hati.

Gejala yang terjadi yaitu perut terasa perih dan mulas. Pada kebanyakan kasus, maag bukanlah kondisi yang serius. Namun, jika dibiarkan, hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya darah dalam jumlah banyak karena ulkus dan/atau kanker lambung.

Kondisi ini dapat menjadi akut atau kronis. Maag akut dideskripsikan sebagai maag yang muncul secara tiba-tiba. Sedangkan, maag kronis berkembang seiring berjalannya waktu.

Penyakit Maag Tak Kunjung Sembuh

Seringkali seseorang yang sedang menderita penyakit maag (gastritis) merasa jengkel kenapa sakit maagnya tidak kunjung sembuh padahal dia sudah mentaati semua pantangan makanan yang dilarang. Kemudian dia sudah berulang kali kembali ke dokter dan masih belum sembuh juga. Hal ini sering kali dialami oleh banyak penderita sakit maag.

Mengapa bisa demikian? Perlu diketahui dulu bahwa penyakit maag (gastritis/ radang lambung) disebabkan oleh beberapa hal. Ini yang sering tidak disadari oleh penderita. Yang pertama adalah Maag yang bersifat fungsional dimana lambung tetap dalam keadaan baik tetapi fungsinya aja yang terganggu. Ini merupakan keadaan yang paling sering diderita.

Penyebabnya adalah pola hidup yang tidak teratur, yaitu sering merasa cemas atau stress berlebihan dan mempunyai pola makan yang salah.

Yang kedua adalah maag yang organik, dimana lambung dalam keadaan terinfeksi, bisa oleh bakteri, virus atau jamur. Yang paling sering adalah infeksi oleh bakteri atau kuman Helicobacter Pylori. Untuk memastikannya diperlukan pemahaman yang benar mengenai gejala yang timbul juga perlu dilakukan pemeriksaan penunjang tambahan seperti endoscopy atau bisa juga dengan OMD.

Pengobatan yang diberikan meliputi: Golongan antasida, Golongan antagonis reseptor H2, dan Golongan PPI, tetapi bila ternyata didapatkan infeksi oleh kuman Helicobacter Pylori maka diperlukan tambahan golongan antibiotik untuk membasmi kuman tersebut biasanya yang dipakai adalah amoksicilin dan metronidazole, atau yang terbaru bisa juga dengan antibiotik levofloxacin.

Jadi penyebab penyakit maag memang beragam, apabila anda menderita sakit maag dan lama tidak kunjung sembuh, coba di koreksi dulu apakah pola makan dan pola hidup anda sudah benar kemudian apabila sudah benar, perlu diperiksa secara teliti apakah ada infeksi kuman Helicobacter Pylori.

Untuk mencegah menjalarnya dan tambahnya maag anda, sebaiknya anda menghindari makanan-makanan berikut ini, yaitu:

  1. Makanan olahan

Para dokter di University of Maryland Medical Center merekomendasikan agar pasien dengan gastritis (maag) menghindari makanan olahan yang mengandung gula (selain lemak trans). Roti putih, mie, dan pasta merupakan contoh jenis makanan olahan yang sanggup mengiritasi selaput lambung.

  1. Makanan berlemak

Makanan yang banyak mengandung lemak dapat meningkatkan peradangan pada selaput lambung. Maka hindarilah makanan yang digoreng kering semacam onion ring, ayam goreng tepung, dan seafood goreng tepung. Telur goreng, kentang goreng, keripik kentang, dan kue-kue yang digoreng juga harus dihindari.

Hilangkan makanan yang mengandung asam lemak trans dari menu makan Anda. Selain sanggup melukai selaput lambung yang sensitif, makanan ini juga mampu meningkatkan tekanan darah tinggiserta menyebabkan obesitasdan penyakit jantung.

Asam lemak trans biasanya terdapat dalam kue-kue, donat, dan biskuit yang dipanggang. Makanan olahan seringkali memiliki asam lemak trans yang lebih tinggi daripada makanan segar. Dan margarin merupakan sumber dari asam lemak trans berkadar tinggi.

  1. Minuman Berasam

Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah citrus, dan minuman berkarbonasi.